Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Friday 10 May 2013

Sejarah Telepon Genggam

Telpon genggam atauhandphone semakin menjamur dewasa ini seperti halnya dengan laptop atau komputer. Baik dari anak SD sampai dengan kakek-kakek sekarang menggunakan handphone untuk berkomunikasi. Tapi apakah ada yang tahu siapa penemu telepon genggam atau handphone itu sendiri ?? Sharing kali ini akan saya bahas tentang sejarah handphone atau telepon genggam.



Definisi
Telepon genggam atau handphone atau Telepon seluler adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Sejarah
Menurut tante wiki indonesia Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang pekerja di pabrikan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun sering disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel.
Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Akhirnya sebuah handphone pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk membuatnya,  Pabrikan Motorola membutuhkan biaya kurang lebih US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.
Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.

Perkembangan
  • Generasi awal
Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2MHz.
Pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTNlandline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.
  • Generasi 1
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.
  • Generasi 2
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.
Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membahayakan pengguna.
  • Generasi 3
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile
  • Generasi 4
Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing,online game, dan lain-lain.

Kisah lengkapnya DI SINI

Semoga sharing artikel di atas dapat menambah wawasan teman-teman semua. Semoga bermanfaat..

Thursday 9 May 2013

LAPTOP PERTAMA

Laptop yang beratnya 2kg sekarang dah terasa amat berat, gimana dengan laptop pertama kali yang pernah dijual? beratnya seberat 10kg Nih. The Osborne adalah sebuah laptop pertama yang dirilis dan dijual secara komersial pada tahun 1981 oleh Osborne Computer Corporation Seharga $1795, Speknya mau tau?
  • Sistem operasi (OS) : CP/M 2.2 operating system (Control Program/Monitor)
  • Memory : 64kb (64000 byte)
  • Floppy Disk 100Kb
  • IEE 488 port (8bit pararel port)
  • RS-232-C Port (Serial port)





Dan Paket perangkat lunak yang ikut disertakan :
  • Sistem operasi (OS) : CP/M 2.2 operating system (Control Program/Monitor)
  • C-Basic
  • Microsoft Basic
  • Wordstar (Pengolah kata, sekarang yang sering kita pakai yaitu ms word)
Super calculator


Gimana yah rasanya menenteng laptop seberat 10kg?

Toning foto dengan curve adjustment


Kita akan membuat efek toning pada foto berwarna sehingga hasil akhirnya seperti foto diatas dengan menggunakan Adobe Photoshop CS4 atau CS5. dalam hal ini saya menggunakan CS6 Toning pada intinya adalah memberi kesan warna tunggal pada foto. Efek toning yang populer adalah sephia yang memberi kesan kecoklatan, perak yang memberi kesan kebiruan serta toning yang memberi kesan keungu-unguan. Toning dilakukan untuk menambah citarasa khas pada foto anda.

langkah-langkah yang akan kita lakukan dalam tutorial ini adalah sebagai berikut:
 
- konversi foto warna ke hitam-putih
- membuat vignette
- mulai melakukan toning

Saya menggunakan curve adjustment untuk melakukan toning ini. Oke langsung saja kita mulai:

1. Pertama buka foto warna anda di photoshop



2. Konversi foto warna diatas menjadi foto hitam putih.

- Klik Layer > New Adjustment Layer > Black & White Seperti gambar berikut :





Lalu Gambar akan berubah menjadi hitam putih. 

3. Di kotak dialog adjustment, saya melakukan setting seperti dibawah (anda bisa variasikan sesuai selera):




4.Nah itu adalah Hasil nya...Sekarang kita akan membuat vignette untuk mempergelap pinggiran foto. Pencet M di keyboard untuk mengaktifkan marquee tool. Lalu buat seleksi seperti dibawah:



5. Buat inverse selection.
Klik Select di menu bar > pilih Inverse




6. Untuk memperhalus vignette nantinya, kita akan menggunakan Refine Edge.
Klik Select di menu bar > Refine Edge > masukkan Feather sebesar 27.5 > klik OK




7. Untuk membuat vignette, buat curve adjustment layer.
Klik Curve adjustment di masking box. Akan muncul kotak curve adjustment, anda harus mengubah bentuk curve, saya melakukannya seperti dibawah ini: (seperti dibawah):





Sekarang foto akan lebih gelap dibagian pinggirnya sehingga memberi citarasa yang lebih oke.

8. Sekarang kita membuat toning.
Klik curve adjustment layer (persis seperti di langkah no. 7) Di kotak dialog Curve, kita akan mengubah bentuk curve untuk channel Red, Green & Blue.





10. Lakukan adjustment curve untuk masing-masing channel seperti berikut:

 Red

Green

Blue

Anda akan mendapatkan hasil akhir seperti foto diatas dan foto siap disimpan.

Jika ada sesuatu yang sulit di mengerti sihlakan tinggalkan comentar secepatnya saya akan berikan solusi untuk teman-teman semua dan terimakasih atas kunjungan nya.